Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA, Dukung Pilkada Berintegeritas

LUBUKLINGGAU, WI – Pasangan calon atau paslon walikota dan wakil walikota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, H Prana Putra Sohe-H Sulaiman Kohar atau Nansuko, mendukung terlaksananya pemilihan kepala daerah 2018 berintegritas.

Dukungan itu disampaikan Karim Antoni, selaku delegasi paslon Nansuko di acara Deklarasi “Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA untuk Pilkada 2018 Berintegritas”, diselenggarakan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, di Hotel Hakmas Taba, Rabu (14/2/2018).

Menurut Karim Antoni, kendati belum sempat menandatangani prasasti deklarasi, karena menghadiri serah terima jabatan Walikota Lubuklinggau di Palembang, namun Nansuko mendukung 4 poin deklarasi, dan Insya Allah sepulang dari Palembang, Nansuko akan menandatangani prasasti deklarasi.

Adapun 4 poin deklarasi, yaitu bersedia tidak menggunakan politik uang dan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan), sebagai sarana meraih pemilih, karena mencederai integritas dan kedaulatan rakyat.

Kemudian, mengajak pemilih untuk menentukan pilihan secara cerdas berdasar program kerja, bukan berdasar politik uang dan SARA.

Selanjutnya, Mendukung kerja-kerja pengawasan dan penanganan terhadap pelanggaran politik uang dan SARA yang dilakukan oleh lembaga pengawas pemilu.

Terakhir, tidak akan melakukan intimidasi, kekerasan, atau aktifitas alam bentuk apapun juga yang dapat mengganggu proses penanganan pelanggaan politik uang dan SARA. (Nurul Ilmi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.