Pencuri Daging Sapi Diamankan Polisi

LUBUKLINGGA, WI – Diduga mencuri daging sapi, dua pelakunya RH (27) warga RT 05 Kelurahan Mesat Seni Kecamatan Lubuklinggau Timur 2 Kota Lubuklinggau, dan RH (17) warga Jalan Garuda Hitam RT 02 Kelurahan Pasar Pemiri Kecamatan Lubuklinggau Barat 2, diringkus polisi.

Keduanya diringkus sekitar pukul 11.30 Wib Minggu (22/04), atau kurang dari 10 jam setelah melakukan pencurian di Pasar Inpres Kota Lubuklinggau sekitar pukul 02.00 WIB.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat IPTU Sofian Hadi membenarkan telah mengamankan dua pelaku pencuri daging sapi milik korban Doni Ariansyah (30) berprofesi sebagai pedagang daging di Pasar Inpres Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan yang hendak berjualan.

Sesampainya di kios tempatnya berjualan, korban melihat kotak yang ada di kios telah berubah posisi dan berantakan.

Setelah diperiksa dan ditimbang, daging yang ada di dalam kotak sebanyak 76 kg ternyata berkurang dan hanya bersisa 51 kg.

Akibat peristiwa itu korban mengalami kerugian sebanyak 25 kg daging sapi, jika ditaksir dengan materi sebesar Rp 2.750.000.

Korban pun langsung melaporkan peristiwa menimpanya ke pos keamanan pasar dan diteruskan ke Mapolsek Lubuklinggau Barat agar pelakunya segera ditangkap.

“Berdasarkan laporan itu, anggota Polsek Lubuklinggau Barat dipimpin Kanit Reskrim langsung mengecek ke TKP dan melakukan penyelidikan”, katanya..

Setelah mengetahui pelakunya, kita langsung melakukan penangkapan terhadap dua pelaku RH dan RT yang diduga pelakunya.

“Saat sedang berada di Pasar Inpres, Kedua pelaku ditangkap tanpa melakukan perlawanan. Selanjutnya dibawa ke Polsek untuk pemeriksaan secara intensif”, kata IPTU Sofian Hadi.

Turut diamankan, Barang Bukti (BB) berupa satu buah rantai pengaman kotak dan celana jeans yang dibeli pelaku dari hasil menjual daging sapi curian.

Dari hasil intrograsi, kedua pelaku mengakui melakukan pencurian itu dengan cara merusak rantai pengaman kotak berisikan daging sapi. Kedua pelaku beraksi saat korban pulang kerumah. (Nurul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.